TANGIS SUKACITA MENGHIASI PERAYAAN ULTAH JOKOWI-AHOK DI RTH KALIJODOH
TANGIS SUKACITA MENGHIASI PERAYAAN ULTAH JOKOWI-AHOK DI RTH KALIJODOH
Ada tetes air mata di antara senyum dan tawa ketika serombongan pengunjung Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo di Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, merayakan hari jadi yang ke-56 Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), dan hari ulang tahun ke-52 mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok Kamis (29/6/2017).
Mereka merayakan ulang tahun kedua tokoh itu bersama Perkumpulan Demi Anak Generasi (DAG) beserta Silent Majority Forum, dengan memotong kue ulang tahun.
Sore itu terlihat orang-orang mengenakan kemeja kotak-kotak yang terkenal sejak dikenakan Jokowi dan Ahok dalam masa kampanye Pilkada DKI Jakarta tahun 2012.
Pemandangan itu membuat pengunjung kawasan itu bertanya-tanya. bahkan ada yang mengira masih ada kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI.
"Kok banyak kemeja kotak-kotak sih. Masa iya ada kampanye lagi ya?" celetuk seorang pengunjung.
Tapi tak lama pertanyaan di benak pengunjung punterjawab, ketika terlihat nasi tumpeng dan tiga kue ulang tahun terhidang.
Para pengunjung yang awalnya hanya mengisi hari libur dengan bermain di RTH dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo pun turut merayakan hari jadi kedua tokoh tersebut.
"Oh ternyata hari ulang tahun Pak Ahok dan Pak Jokowi ya. Kok diadakan di sini ya?" salah seorang pengunjung bertanya.
Suasana semakin meriah, anggota komunitas Perkumpulan DAG dan Silent Majority Forum itu menyanyikan lagu selamat ulang tahun di RTH Kalijodo.
Tapi alih-alih bertepuk tangan, bernyanyi, dan bersorak-sorai, para pengunjung justru terlihat murung, sedih.
Bahkan ada yang menangis karena mereka mengaku teringat Ahok yang kini sudah berada di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat untuk menjalani hukuman penjara terkait kasus penistaan agama.
"Yang tabah ya Pak Ahok. Saya benar-benar mendukung Pak Ahok, Mas. Nih, RTH dan RPTRA Kalijodo kan awalnya tempat kumpul-kumpul lelaki hidung belang, juga wanita tunasusila, sekarang lihat saja, jadi taman bermain anak," tutur Suci.
"Bagus, besar lagi di sini. Luas, saya senang main di taman buatan Pak Ahok. Gubernur yang hebat, pak Ahok deh jagoannya," ucap warga Tambora, Jakarta Barat itu, yang tengah bermain di RTH Kalijodo bersama kedua anaknya.
Suci yang tampak menesteskan air mata, terus berusaha menyanyikan lagu ulang tahun untuk Ahok. Perempuan berusia 40 tahun ini mengaku masih menganggap Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta.
"Saya jujur, jadi terbantu berkat Pak Ahok karena keuangan saya jadi baik. Bisa bayarin anak sekolah pakai Kartu Jakarta Pintar, bisa ke puskesmas, malah bisa ke Rumah Sakit Umum Daerah, pakai Kartu Jakarta Sehat," ujarnya.
"Dulu, boro-boro saya bisa berobat ke RSUD. Mampunya cuma pakai obat-obat di warung saja," tambahnya.
Ketua Umum Perkumpulan DAG, Educardo Panjaitan menjelaskan acara ini awalnya untuk memperingati HUT DAG yang ke-3 tetapi mereka memn=anfaatkan momentum ini untuk merayakan HUT Jokowi dan Ahok sekalian.
"Kebetulan sekali HUT DAG bertepatan dengan HUT-nya Pak Ahok. Kita juga ingin mengucapkan syukur di RTH Kalijodo. Lalu, 21 Juli lalu hari ulang tahun Pak Presiden Jokowi. Jadi sekaligus dirayakan semuanya sekalian di sini," ujar pria yang akrab dipanggil Edo.
Sementara Ketua Umum Silent Majority Forum, Rebecca Siregar mengatakan pada acara ini juga diadakan berbagai kegiatan bagi para pengunjung.
"Di antaranya lomba kue bertema 'Jokowi-Ahok'. Ada pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun. Acara hiburan itu perlombaan kue ulang tahun, serta penyalaan lilin, dan doa bersama. Acara dibuka ustaz dan ditutup oleh pendeta," kata Rebecca.
Sementara Sekjen DAG, Frans Winata, menjelaskan,
acara ini merupakan bentuk apresiasi terhadap semangat keteladanan dalam mewujudkan Indonesia yang bersih, transparan, profesional dan juga berkeadilan sosial.
Melalui acara ini mereka berharap para pendukung Ahok dan Ahok sendiri tabah dan sabar selama mantan Gubernur DKI itu menjalani sisa hukuman.
"Kami berharap, seluruh pendukung Ahok bersabar, begitu juga bapak Ahok yang saat ini menjalani masa hukuman di Mako Brimob," papar Frans.
Ada tetes air mata di antara senyum dan tawa ketika serombongan pengunjung Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo di Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, merayakan hari jadi yang ke-56 Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), dan hari ulang tahun ke-52 mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok Kamis (29/6/2017).
Mereka merayakan ulang tahun kedua tokoh itu bersama Perkumpulan Demi Anak Generasi (DAG) beserta Silent Majority Forum, dengan memotong kue ulang tahun.
Sore itu terlihat orang-orang mengenakan kemeja kotak-kotak yang terkenal sejak dikenakan Jokowi dan Ahok dalam masa kampanye Pilkada DKI Jakarta tahun 2012.
Pemandangan itu membuat pengunjung kawasan itu bertanya-tanya. bahkan ada yang mengira masih ada kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI.
"Kok banyak kemeja kotak-kotak sih. Masa iya ada kampanye lagi ya?" celetuk seorang pengunjung.
Tapi tak lama pertanyaan di benak pengunjung punterjawab, ketika terlihat nasi tumpeng dan tiga kue ulang tahun terhidang.
Para pengunjung yang awalnya hanya mengisi hari libur dengan bermain di RTH dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo pun turut merayakan hari jadi kedua tokoh tersebut.
"Oh ternyata hari ulang tahun Pak Ahok dan Pak Jokowi ya. Kok diadakan di sini ya?" salah seorang pengunjung bertanya.
Suasana semakin meriah, anggota komunitas Perkumpulan DAG dan Silent Majority Forum itu menyanyikan lagu selamat ulang tahun di RTH Kalijodo.
Tapi alih-alih bertepuk tangan, bernyanyi, dan bersorak-sorai, para pengunjung justru terlihat murung, sedih.
Bahkan ada yang menangis karena mereka mengaku teringat Ahok yang kini sudah berada di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat untuk menjalani hukuman penjara terkait kasus penistaan agama.
"Yang tabah ya Pak Ahok. Saya benar-benar mendukung Pak Ahok, Mas. Nih, RTH dan RPTRA Kalijodo kan awalnya tempat kumpul-kumpul lelaki hidung belang, juga wanita tunasusila, sekarang lihat saja, jadi taman bermain anak," tutur Suci.
"Bagus, besar lagi di sini. Luas, saya senang main di taman buatan Pak Ahok. Gubernur yang hebat, pak Ahok deh jagoannya," ucap warga Tambora, Jakarta Barat itu, yang tengah bermain di RTH Kalijodo bersama kedua anaknya.
Suci yang tampak menesteskan air mata, terus berusaha menyanyikan lagu ulang tahun untuk Ahok. Perempuan berusia 40 tahun ini mengaku masih menganggap Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta.
"Saya jujur, jadi terbantu berkat Pak Ahok karena keuangan saya jadi baik. Bisa bayarin anak sekolah pakai Kartu Jakarta Pintar, bisa ke puskesmas, malah bisa ke Rumah Sakit Umum Daerah, pakai Kartu Jakarta Sehat," ujarnya.
"Dulu, boro-boro saya bisa berobat ke RSUD. Mampunya cuma pakai obat-obat di warung saja," tambahnya.
Ketua Umum Perkumpulan DAG, Educardo Panjaitan menjelaskan acara ini awalnya untuk memperingati HUT DAG yang ke-3 tetapi mereka memn=anfaatkan momentum ini untuk merayakan HUT Jokowi dan Ahok sekalian.
"Kebetulan sekali HUT DAG bertepatan dengan HUT-nya Pak Ahok. Kita juga ingin mengucapkan syukur di RTH Kalijodo. Lalu, 21 Juli lalu hari ulang tahun Pak Presiden Jokowi. Jadi sekaligus dirayakan semuanya sekalian di sini," ujar pria yang akrab dipanggil Edo.
Sementara Ketua Umum Silent Majority Forum, Rebecca Siregar mengatakan pada acara ini juga diadakan berbagai kegiatan bagi para pengunjung.
"Di antaranya lomba kue bertema 'Jokowi-Ahok'. Ada pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun. Acara hiburan itu perlombaan kue ulang tahun, serta penyalaan lilin, dan doa bersama. Acara dibuka ustaz dan ditutup oleh pendeta," kata Rebecca.
Sementara Sekjen DAG, Frans Winata, menjelaskan,
acara ini merupakan bentuk apresiasi terhadap semangat keteladanan dalam mewujudkan Indonesia yang bersih, transparan, profesional dan juga berkeadilan sosial.
Melalui acara ini mereka berharap para pendukung Ahok dan Ahok sendiri tabah dan sabar selama mantan Gubernur DKI itu menjalani sisa hukuman.
"Kami berharap, seluruh pendukung Ahok bersabar, begitu juga bapak Ahok yang saat ini menjalani masa hukuman di Mako Brimob," papar Frans.
Komentar
Posting Komentar